Tuesday, January 01, 2008

Memaknai Pergantian Tahun

Celaka, Orang yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, Merugi, orang yang hari ini sama dengan hari kemarin dan Beruntung, orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, demikian 3 buah uraian kata yang bisa mengantar kita keluar dari tahun 2007 menuju ke tahun yang baru 2008.

Semuanya tentu berharap menginginkan kata Beruntung, dalam artian segalah aktifitas kita harapan dan ibadah kita akan lebih baik di tahun ini dari pada tahun kemarin, sebenarnya, untuk melihat keberhasilannya adalah setelah akhir tahun nantinya, tapi dalam mempersiapkan perbaikan tentunya dari awal, starting point dalam memulai hidup di tahun ini tentunya harus kita sikapi berbeda dan lebih baik lagi tentunya.

Satu ungkapan lagi yang ini juga kita bisa maknai adalah ” dunia ini terus berubah mana mungkin suatu yang berubah kita tidak sikapi dengan perubahan ” nah saatnyalah moment pergantian tahun kita sikapi dengan perubahan sikap dan sifat, tinggalkan yang buruk serta tingkatkan potensi yang ada dalam diri kita, Insya Allah kedepan akan lebih baik. Selamat Tahun Baru 2008

Thursday, December 20, 2007

Selamat Idul Adha 1428.H

Hari ini (20/12) umat Islam di Indonesia merayakan Hari raya Idul Adha 1428. H, walaupun sehari sebelumnya sebagian umat islam telah melaksanakan shalat id terlebih dahulu (simak: perbedaan penetapan Idul Adha 1428.H), lagi-lagi perbedaan terjadi walaupun bukan dari dua organisasi yang besar di Indonesia (NU dan Muhammadiyah) tapi sekali lagi ini sangat tidak mengenakan dari sudut persatuan umat Islam, sangatlah Indah apabila semua umat melaksnakan Ibadahnya di Hari yang sama apatahlagi Umat Islam dari seluruh penjuru dunia melaksanakan Ibadah haji di Tanah Suci, saatnya Ulil Amri di negara kita ini menentukan sikap yang jelas tentang penetapan Hari Raya agar dikemudian hari tidak ada lagi perbedaan.

Haji dan Qurban adalah dua komponen utama dalam Idul Adha keduanya mengandung nilai pengurbanan bagi umat Islam, maknanya adalah umat islam diperintahkan bukan hanya memotong hewan qurban pada harinya tapi konteksnya adalah memotong sifat-sifat kebinatangan yang ada dalam diri kita, begitu banyak sifat-sifat hewani yang mungkin melekat pada diri kita yang sulit untuk dihilangakn, saatnyalah sifta-sifat itu ditebas hingga habis sehingga perlahan tapi pasti kesucian kan menghampiri diri kita. SelamatIdul Adha 1428.H semoga kita bisa memaknainya

Monday, December 10, 2007

Karebosi yang malang

Saya ingat sewaktu kecil dulu masih duduk di bangku kelas 5 SD, malam itu saya dan beberapa teman sepermainan bermaksud jalan-jalan bersepeda ke karebosi, kebetulan rumah saya di tinumbu tidak begitu jauh dari karebosi, kebetulan juga hari itu ada acara pameran disana, kami ada berempat dengan mengendarai dua sepeda berboncengan, saya waktu itu dibonceng dan berdiri dibelakang sepeda.

Tak terasa kamipun tiba dikarebosi, kami berempat mengelilingi lapangan karebosi dengan bersepeda, salah seorang temanku yang memang orangnya suka iseng dan jahil tiba tiba teriak ” bencong lappasa ri karebosi ” sontak saya kaget dan takut karena temanku teriak pas di dekat kerumunan laki-laki berpakaian mini, dan sialnya waktu itu sepedaku berada di paling belakang dengan sekencang-kencangnya temanku mendayung sepedanya tapi apa daya, kekuatan asli sang bencong keluar dan mendapati kami sayapun mendapat satu tepukan di pundakku, dalam hatiku “ edede sanna tong carana ammanji inie benconga “ setelah itu kami mendayung sepeda sekencang-kencangnya kembali kerumah.

Itu adalah pengalaman pertama saya di karebosi menegangkan sekaligus lucu, setelah itu banyak pengalaman yang terukir dikarebosi sewaktu SMA kebetulan pula sekolah saya dekat dengan karebosi jadi kalau waktu olahraga pasti karebosilah jadi lapangan olahraga kami, pengalaman terakhir minggu lalu, tapi saya kali ini saya cuman bisa melihat karebosi dari jauh, sore itu saya berada di MTC sepulang dari MTC saya menuruni Lift, dari atas nampak Karebosi sementara terkoyak oleh puluhan “gajah besi” yang mengeruk dengan seenaknya tanah yang menjadi kebanggaan kota daeng, sedih juga melihatnya.

Revitalisasi, itu kata yang paling populer akhir-akhir ini, memang kalo melihat gambarnya orang akan tergagum-gagum dengan kemegahan karebosi nantinya dengan segala kelengkapan fasilitas yang dimilikinya karebosi akan nampak lebih gagah dan menawan, namun sayang beribu sayang, kemegahan tersebut ternoda dengan hadirnya mall di bawah karebosi, ini yang sampai sekarang belum masuk di alam pikirku.

Melihat keadaan riil selama ini memang karebosi terlihat kurang terawat, adanya kapling sebagian pihak yang membuat karebosi terkapling-kapling juga kurang nyaman terasa, belum lagi genangan air dimusim hujan sangat menggangu masyarakat pengguna lapangan, sudah tepat langkah pemkot untuk melakukan revitalisasi, yang salah adalah dari sudut komersialisasinya yang tentunya akan menguntungkan segelintir pihak saja dan yang jelas nilai historis dari karebosi sebagai nilai sejarah yang amat tinggi akan tergantikan dengan sesuatu yang belum jelas nilainya. Karebosi tidak akan ternilai harganya, karena karebosi bukan barang dagangan, karebosi bukan komoditi yang perlu dilakukan tawar menawar, jadi bagaimanami ?

Tuesday, November 20, 2007

Selamat Datang Pendidikan Dan Kesehatan Gratis

Kendati Pelantikan Gubernur Sulsel masih menunggu hari, namun tanggal 16/11/07 KPU Sulsel telah mengumumkan pasangan SAYANG sebagai pemenang dengan selisih suara sangat tipis dengan rivalnya ASMARA yaitu kurang dari 1%, masyarakat Sulsel patut gembira karena perhelatan 5 tahun sekali ini sudah akan berakhir dengan tidak atau belum meninggalkan riak-riak keributan seperti PILKADA dibeberapa daerah, semoga saja tidak.

kejadaian diatas mungkin tidak akan terjadi kalo pendidikan gratis terelalisasi dengan baik

Saya masih ingat saat kampanye kemarin,beberapa spanduk dijalan bertuliskan " Mau Pendidikan dan Kesehatan Gratis? Coblos ini " dan banyak spanduk dan baliho bernada demikian, banyak masyarakat tentunya akan sangat terpengaruh dengan visi tersebut, "nakke kodong pagoyang beca'ja anakku nia inji tallu sikola nampa nakke garing-garringku mamo, nassamo kuto'doki pendidikan dan kesehatan gratiska" kata seorang tukang becak tetanggaku sebelum hari pencoblosan, siapa sih yang tidak suka gratis.

Sebagaian kalangan banyak mengungkapkan sulitnya menerapkan Pendidikan dan kesehatan gratis karena jelas akan menguras anggaran daerah, tapi optimisme sang calon gubernur kita sangat besar untuk penerapannya, walaupun mekanisme penerapan pendidikan dan kesehatan gratis belum begitu jelas apakah merata kesemua golongan ataukah hanya ke masyarakat kurang mampu, atau juga hanya beberapa tingkatan sekolah, atau beberapa puskesmas atau rumah sakit, ini masih tanda tanya besar.

Kita tunggu saja kiprah sang Gubernur kita apakah akan betul menSAYANGi masyarakatnya dengan Pendidikan dan kesehatan gratis, kita tunggu janjimu Boss...!

Sunday, November 04, 2007

28 Tahun

Tak terasa....
Sudah 28 tahun menempati alam dunia ini, begitu banyak cerita yang terukir suka-duka sebagai insan silih berganti menghiasi hari-hariku, ada asa yang sudah teraih ada yang belum, namun cita & cinta saat ini sedang aku nikamati, dan di usia ini pula ada amanah yang besar yang diberikan Allah kepadaku, Nur Naylah Nabighah Hadz Anshari adalah amanah itu.
Hari ini 4 Nov aku teringat bertahun-tahun lalu, kala itu diadakan pesta ulang tahun dirumahku, saya sebagai bintangnya, begitu banyak yang hadir, lagu panjang umurnya dinyanyikan oleh hampir semua yang hadir, kado ultahku bertumpuk, ah... begitu senangnya, nah. itu kira-kira 20 tahun yang lalu dikala saya masih duduk dibangku SD, kata orang saya imut-imut waktu itu, hehehe...
Saat-saat itu tidak mungkin terulang lagi, tapi kebahagian tersebut kan berganti dikala diusia ini begitu banyak anugerah yang diberikan Allah, Puji Syukur saya panjantkan atas segala anugerahmu yaa Allah, harapanku tentunya anugerah ini kan tetap terjaga dan bertambah, ibadah dan doa kan terus dipanjatkan, Insya Allah...

Tidak beda jauhkan ...!

Di bantimurung, dulu dan sekarang (saya paling kiri lagi melamun)

Ditempat yang sama 20an tahun yang lalu - sekarang udah bertiga (lapangan awwalul islam Gombara)