SMA : Hanya satu pilihan yaitu sekolah kejuruan, hobi saya di bidang elektronik menuntut saya untuk sekolah di STM (Sekolah Teknologi Menengah), nah, 2 pilihan STM waktu itu yang menjadi favorit siswa SMP, yaitu STM Negeri 1 dan STM Pembangunan Makassar, saya mendaftar keduanya, namun sya dibuat bingung karena hari Tes masuknya sama, akhirnya saya memilih STM pembangunan yang nitabene dekat dengan rumahku, namun alhasil belum rejeki yang tidak lulus, alternatif saya sudah ada yaitu STM Muhammadiyah Bontoala, yang juga dekat dari rumah, saya mengambil jurusan Teknik Elektronika, 3 tahun saya disana dan selalu berada pada peringkat pertama dan lulus sebagai peringkat terbaik, cie...., di Sekolah inilah juga saya mulai mengenal yang namanya organisasi, IRM (Ikatan Remaja Muhammadiyah) merupakan cikal-bakal kehidupan organisasiku, dan disinilah saya banyak belajar akan arti kehidupan
Pasca SMA : Setamat SMA, kebingungan melandaku, mau lanjut kemana? awalnya saya ingin masuk ke Seolah Komputer, tapi karena desakan berbagai pihak saya mendaftar di Unhas, lagi-lagi saya tidak lulus, ya ada tawaran masuk D1 untuk mengisi kekosongan yang memilih Sentra Pendidikan Bisnis (SPB Makassar) jur. Teknik Komputer, 1 tahun saya disana banyak kenangan dan pelajaran yang saya dapatkan.
Pasca D1 : Kerja...!, itulah dibenakku saat itu, dan tidak lama menunggu sayapun mendapatkan tawaran bekerja di sebuah Yayasan yaitu (YPAC) Yayasan Pembinaan Anak Cacat cabang Makassar sebagai Teknisi Komputer dan saat itupula langsung terbang ke jakarta untuk mengikuti pelatihan Internet sebagai pembekalan, setahun saya di YPAC menuntut saya harus melanjutkan pendidikan dan hanya satu pilihan yaitu Sekolah Komputer
S1 : Keinginan untuk masuk ke sekolah kemputer tidak dapat ditunda lagi, sedikitnya tiga Stmik dan Amik yang menjadi incaranku dan akhirnya hatiku berlabuh di STMIK Handayani Makassar, mengambil Jurusan Teknik Komputer, sambil bekerja di YPAC Makassar, sayapun melanjutkan kuliah, sesekali bolos kerja untuk kuliah, dan sesakli bolos kuliah untuk kerja, namun syukurlah nilaiku tidak anjlok karenanya, kembali tuntutan berorganisasi sangat kuat dalam diriku, baru 2 bulan kuliah saya mengajak seorang senior untuk membentuk organisasi baru di kampus yaitu Lembaga Dakwah Kampus (LDK-FKMI) dan Alhamdulillah LDK masih eksis sampai sekarang, waktu itu saya sebagai Sekretaris Umum, selepas dari LDK saya mengikuti pemilihan Ketua Himpunan Teknik Komputer (HIMAKOM) dan sayapun terpilih sebagai Ketua, sepak terjang organisasi dikampus diikuti oleh organisasi diluar kampus, saya menahkodai IRMANUR (Ikatan Remaja Masjid Nurul Khaerat) Kota Makassar, mengabdi di beberapa TKA-TPA, Sekretaris di yayasan AN NUR, LPPTKA, BKPRMI, IRM, Pemuda Muhammadiyah Cabang LPL dan organisasi lainnya, kesemuanya membuat saya lebih banyak belajar akan romantika kehidupan.
bersambung