Saturday, November 04, 2006

Refleksi 27 Tahun Usiaku ( Bag. 1 )

Empat November Tahun tujuh sembilan tepatnya hari Ahad, lahir didunia ini anak pasangan Syahrir Nur & St Aisyah Madjid, kemudian memberinya nama Muhammad Nadzirin Anshari Nur.

TK: Waktu kecil ayah ibu, memanggil saya Aco, nama panggilan yang kerap digunakan orang tua diMakassar untuk memanggil anak kecilnya, tapi setelah saya sudah mulai bisa berdiri saya dipanggil anshar. Anshar kecil sehari-harinya dikenal cengeng dah suka menangis, tapi disamping itu sifatnya yang pendiam, Usia 7 tahun masuk TK Aisyiyah Layang Selatan yang kepala sekolahnya adalah Ibu saya sendiri, pagi pergi dengan membawa tentengan Tas berisi kue dan sebotol minuman air putih, kadang susu manis, rutinitas itu saya jalani 2 tahun dari kelas Nol Kecil lanjut ke Kelas Nol Besar, bermain, cerita menyanyi, menangis mewarnai hari-hariku di Taman kanak-kanak, hingga usiaku beranjak 7 Tahun.

SD :Di usia itu saatnya saya mengenyam pendidikan Sekolah dasar, dan kebetulan di dekat rumah kira-kira 50 meter dari rumah terdapat sekolah dasar, disitulah saya dimasukan, namanya SD Negeri layang 72. Seperti halnya anak-anak lain seuisiaku, saya belajar, bermain kadang berkelahi namun syukur prestasiku di sekolah selalu berada pada 5 besar, ada hal yang menarik waktu SD, waktu itu kelas 4 SD cawu 3, saya diajak om saya yang umurnya 2 kelas diatasku, untuk melihat-lihat sekolah lain yang waktu itu sekolahnya om saya yaitu SD Negeri 7 layang, saya dibujuk untuk pindah sekolah dengan macam-macam perimbangan, dan apa yang terjadi, sayapun terhanyut oleh rayuannya, Kelas 5 SD saya resmi pindah ke SD Negeri 7 Kompelks yang letaknya 100 meter dari sekolah saya sebelumnya, suasana baru terasa, hingga akhirnya saya tamat di sekolah tersebut.

SMP: Awalnya saya pusing cari sekolah, antara Sekolah Negeri, Swasta atau Pesantren, namun dari hasil renungan, akhirnya saya masuk di sekolah yaitu SMP Muhammadiyah 1 Disamakan, Di sekolah ini banyak cerita, diantaranya; sekelas cowo' semua (kelas cewe' dan cowo' terpisah) dan dari situlah saya tidak begitu bergaul dengan cewe' sampai tiga tahun sekolah di SMP berhadapan sama cewe' saja kadang saya grogi, saya pun masih di kenal siswa yang pendiam dan kalem, hehehe..., sempat masuk Pengurus Osis, disituklah awal saya mengenal organisasi, tapi sekali lagi belum mampu bicara didepan umum. akhirnya 3 tahun terlampaui, menanti langkah selanjutnya...

bersambung.....

2 comments:

paulin said...

selamat refleksi... semoga panjang umur, semakin dewasa, bijaksana dan sukses selalu.

daengbaco said...

iya deh thanks paulin